by

Subsidi Kredit Rumah Dipangkas, Ini Dampaknya Terhadap KPR Perbankan

Layanan ini diperuntukkan bagi masyarakat di luar Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Namun demikian, hingga saat ini pemerintah belum memastikan skema apa yang paling tepat bagi ASN dan TNI/Polri dengan memperhatikan preferensi ASN dan TNI/Polri serta implikasinya terhadap beban fiskal (APBN). KPR Bank Rakyat Indonesia menawarkan solusi dan fasilitas untuk memiliki rumah (rumah, apartemen, condotel, tempat usaha atau kantor) yang Sobat Pintar inginkan. Tak hanya unit rumah, tapi juga menyangkut kelengkapan dokumennya seperti; sertifikat tanah dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Di luar angka tersebut, BTN juga sedang membiayai 660 unit rumah yang masih dalam masa pembangunan, dengan rincian 504 ribu unit rumah subsidi dan 162 unit rumah non subsidi. Peserta memperoleh pengembalian simpanan dan hasil pemupukan Dana Tapera berdasarkan jumlah unit penyertaan yang dimiliki peserta dikalikan nilai aktiva bersih per unit penyertaan pada tanggal berakhirnya kepesertaan. REI mengaku sangat keberatan dengan kebijakan PUPR tersebut karena sangat mendadak dan apalagi diberlakukan pada awal tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa developer tidak dapat melaksanakan sebagian kewajibannya yaitu melakukan pembayaran kepada Notaris guna proses pemecahan dan balik nama sertifikat dan hal itu tentu saja tidak sesuai dengan isi dari perjanjian kredit dan sangat merugikan konsumen. by DEMO!

Seiring dengan perkembangan teknologi, berbagai upaya gebrakan dan inovasi dilakukan oleh PPDPP untuk mendorong kesuksesan program ini. Dalam rangka mendukung keberhasilan Program Sejuta Rumah, Bank BPD DIY sebagai salah satu Bank yang dipercaya oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera Fasilitas Likuditas Pembiayaan Perumahan (KPR Sejahtera FLPP) terus menggenjot penyaluran program tersebut. Adapun masalah penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: Pertama, dari skema pembiayaan perumahan yang ada saat ini, skema mana yang paling tepat bagi ASN dan TNI/Polri, dilihat dari preferensi mereka maupun dampaknya terhadap beban fiskal? KPR sendiri merupakan produk pembiayaan atau pinjaman yang diberikan oleh pihak perbankan bagi nasabah bank yang ingin membeli rumah. Tak hanya pekerja formal yang dapat mengakses pembiayaan perumahan ini. Direktur Utama Bank Mayora, Irfanto Oeij, menjelaskan porsi pembiayaan rumah dengan skema FLPP hanya sekitar 10 persen dari total KPR Bank Mayora. Insentif bunga KPR hanya diberikan kepada debitur untuk rumah tipe 70. Sedangkan insentif bunga kendaraan diberikan kepada debitur yang memiliki usaha produktif seperti tukang ojek dan/atau usaha informal. Article by   DEMO!

Baca Juga :  Tips Sukses Menjadi Marketing Property Freelance - Jurnal

Tentunya setelah syarat dan ketentuan yang diberlakukan antara pihak pengembang dan perbankan dipenuhi oleh pembeli rumah. 1. Sebagian besar ASN dan prajurit TNI/ POLRI memiliki take home pay di atas Rp4 juta/bulan sehingga tidak memenuhi batasan yang ditetapkan regulasi, baik pada skema FLPP maupun Tapera. Aplikasi Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan (SiKasep) merupakan terobosan yang diperuntukkan masyarakat untuk mengakses informasi tentang lokasi perumahan FLPP di seluruh Indonesia. “BRI Syariah berkomitmen untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki rumah pertama,”kata dia. Salah satunya yang akan digarap serius adalah Kredit Perumahan Rakyat Syariah (KPRS), sebagai bagian dari realisasi diizinkannya Asosiasi Perbankan Daerah (Asbanda) menyalurkan kredit perumahan oleh Kementrian Perumahan Rakyat. Untuk daerah Jakarta, Himawan mengatakan sudah tidak ada lagi lahan yang bisa dijadikan rumah FLPP. Kendati demikian, BTN tetap optimistis bisa menumbuhkan KPR tahun ini. B-49/MK/I/1974. Pada tahun 1976 BTN merealisasikan KPR (Kredit Pemilikan Rumah) yang merupakan KPR pertama di Indonesia. Direktur PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), Randi Anto, juga optimistis pertumbuhan KPR tahun ini bisa bertumbuh dua digit, meskipun pemerintah mengurangi subsidi FLPP. 8 bank nasional tersebut diantaranya PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Bukopin Tbk (BBKP), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), Bank BTN Syariah, Bank BRI Syariah dan Bank Mandiri Syariah.

Dengan kajian hukum Islam mencoba menggambarkan,menganalisis, dan menjawab masalah yang berkaitan dengan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada Bank Konvensional dan Bank Syariah. KPR ini memiliki suku bunga variabel dan batas waktu penyerahan KPR ini bisa sampai dua puluh tahun. Dalam syarat program FLPP, harga rumah untuk bisa mendapat fasilitas tersebut berkisar Rp88 juta sampai Rp145 juta untuk tenor kredit 15 sampai 20 tahun. KPR pada perbankan Syariah saat ini telah menerapkan prinsip pembiayaan sesuai syariah di setiap transaksi kreditnya dengan memperhatikan akad, harga jual beli, persyaratan peminjaman (kredit), waktu pembayaran, cara pembayaran cicilan, dan memperhatikan prinsip kehati-hatian yaitu 5C (prudential principle). Dari segi nilai, pembiayaan KPR subsidi pada tahun ini ditargetkan bisa mencapai Rp 65,5 triliun, bertumbuh 24,5 persen year on year (yoy). “Kalau 5 persen, cicilan kredit per bulan bisa berkisar Rp500 ribu sampai Rp600 ribu,” Kata Basuki Hadi. Kebijakan pengurangan cicilan ini disambut gembira oleh pengembang. Situasi ini tidak kondusif karena menyebabkan ketidakpastian bagi semua pihak terlebih masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), padahal Program Sejuta Rumah (PSR) adalah program kerakyatan yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo. Jenis KPR ini diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, menawarkan tingkat bunga 5% di akhir jangka waktu. Dengan menggunakan konsep akad Murabahah, akad yang lazim digunakan oleh beberapa bank syariah selain akad Ijarah Munthaia Bi Tamlik (IMB) dan Bai’ Bithaman Ajil (BBA), KPR Syariah mencoba membantu masyarakat menengah ke bawah untuk memperoleh hunian yang layak melalui pembayaran kredit yang jangka waktunya semakin relatif panjang kepada para nasabah pada saat pembelian barang.

Baca Juga :  Mudah Lulus & Tunai Segera!

About Author: Eva Susanti

Gravatar Image
Eva Susanti adalah nama penanya. Gadis yang kini berusia 28 tahun sudah tertarik dengan psikologi . Kini Ia bekerja di salah satu Penerbit Buku Pendidikan di Yogyakarta. Di luar kerja, Ia lebih memilih menghabiskan waktu produktif menulis buku.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed