by

Kata Kunci : Nasabah

Salah satu upaya mengatasi fenomena tersebut adalah menerapkan prinsip kehati – hatian dalam bidang perbankan sehingga bank dapat kembali menjadi penopang pilar dalam perekonomian negara. Pertimbangan penulis memilih lokasi ini karena adanya fenomena Kredit Pemilikan Rumah bersubsidi di Kecamatan Rumbai Pesisir tidak tepat sasaran kemudian rumah tersebut disewakan kepada pihak ketiga. Saran penulis agar hambatan FLPP di Kecamatan Rumbai Pesisir dapat diatasi maka disarankan pihak BTN, Dinas Perkim Kota Pekanbaru melakukan langkah konkrit sesuai dengan f akta hambatan di lapangan. Hambatan yang sering terjadi salah satunya adalah dokumen calon debitur tidak lengkap. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi tingginya harga perumahan dimana harga tersebut tidak berhubungan langsung dengan risiko kredit KPR PT. Dengan demikian, pemerintah hanya memberikan subsidi suku bunga pada masa dimana ASN dan prajurit TNI/POLRI relatif belum bankable, sebesar selisih antara suku bunga pasar dan suku bunga yang ditetapkan pada skema baru. Berdasarkan kesimpulan tersebut, penulis memberikan beberapa saran yaitu: perusahaan sebaiknya menambah jumlah SDM bagian kredit, guna meingkatkan pelayanan kredit dan perusahaan sebaiknya lebih berhati-hati dalam melakukan analisis kepada calon debitur karena kredit perumahan merupakan kredit konsumsi dimana jumlah dari kredit tersebut bisa dibilang dalam julmah yang cukup besar dengan jangka waktu yang cukup lama sehingga memiliki tigkat resiko yang cukup tinggi.

Oleh karena itu, pemerintah harus melakukan inovasi fiskal dengan mencari model bantuan lain yang tidak memperbesar nilai subsidi yang harus ditanggung oleh pemerintah. Meski KPR terlihat mudah didapatkan, tidak ada salahnya jika membeli rumah cukup sesuai kebutuhan dan kemampuan saja. Semakin meningkatnya kebutuhan perumahan dan pemukiman yang layak, sehat, aman, dan teratur. 4 Th 1992 bahwa rumah adalah salah satu kebutuhan dasar manusia serta dikembangkan untuk meningkatkan pemerataan kesejahteraan rakyat. Peran tersebut diwujudkan melalui penyaluran berbagai macam produk perbankan, salah satunya produk pembiayaan perumahan. Prinsip kehati-hatian dalam pemberian kredit sangat diperlukan untuk menghindari adanya kredit macet yang dapat menganggu kestabilan dari bank tersebut. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur Pemberian Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada PT Bank Artha Graha Internasional, Tbk Cabang Medan. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa dalam pelaksanaan prosedur pemberian kredit KPR-FLPP pada PT Bank Artha Graha Internasional, Tbk Cabang Medan ada beberapa prosedur yang tidak dilaksanakan/dijalankan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan, kelebihan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dapat dilihat dari tingkat suku bunga 5% fixed sepanjang jangka waktu kredit, uang muka mulai dari 1%, angsuran ringan, biaya-biaya ringan, pendapatan maksimal Rp 4.000.000,- dan realisasi kredit yang tegolong cepat serta jangka waktu kredit yang mencapai 20 tahun.

Baca Juga :  Analisis Tingkat Kepuasan Konsumen Rumah Tanpa DP Di Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia

Hasil penulisan laporan tugas akhir ini diharapkan dapat menjadi saran serta evaluasi untuk PT. Kedua, bila kedua skema pembiayaan yang ada saat ini tidak tepat bagi ASN dan TNI/Polri, maka skema apa menjadi alternatif untuk direkomendasikan kepada pemerintah? Berdasarkan surat edaran Nommor 26/DIR/DPKK/2004 tentang Kredit Perumahan Rumah (KPR) Platinum yang menjadi salah satu produk unggulan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Kantor Cabang Bandung. Bank Tabungan Negara Tbk Kantor Cabang Solo, dengan menjelaskan tentang produk KPR yang ada pada PT. Pelaksanaan kredit yang dilakukan dalam perbankan di dasarkan pada perjanjian kredit, sehingga masing-masing pihak memiliki hak dan kewajiban yang harus dipenuhi. Oleh karena itu penulis tertarik untuk meneliti tentang pelaksanaan perlindungan hukum bagi nasabah dalam perjanjian kredit perumahan rakyat. Oleh karena itu diperlukan adanya penyesuaian kebijakan dalam bidang perbankan sehingga diharapkan dapat memperkokoh perekonomian nasional. Oleh karena itu penulis tertarik untuk mengambil judul “Proses Pemberian Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BTN Platinum pada PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk. Berdasarkan penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa Proses Pemberian Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Platinum di PT. Sehingga proses penyitaan dan pelelangan dapat dihindari. Sehingga masyarakat dapat mengetahui bagaimana KPR pada PT. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses dan prosedur pengajuan kredit perumahan (KPR) pada PT.

Manfaat penelitian ini diharapkan sebagai bahan masukan dan pertimbangan khususnya mengenai pelaksanaan prosedur pemberian Kredit Pemilikan Rumah (KPR) program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif komporatif yaitu membandingkan prosedur yang telah ditetapkan dengan pelaksanaan prosedurnya. Metode penulisan Deskriptif adalah metode yang menggambarkan kondisi yang sesungguhnya. Metode penulisan yang digunakan oleh penulis dalam laporan tugas akhir ini adalah Metode Deskriptif. Sektor perbankan sebagai lembaga intermediasi merupakan sarana yang ditujukan untuk membantu terwujudnya masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945. Sehubungan dengan itu, diperlukan adanya upaya penyehatan perbankan nasional yang akhir – akhir ini banyak di rundung masalah. Perbankan merupakan lembaga keuangan yang mempunyai peran strategis selain sebagai lembaga intermediasi juga sebagai agen pembangunan yang dituntut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. BTN juga bekerjasama dengan dua notaris yang ada di Kabupaten Belitung. Pada tahun ini, BTN menargetkan bisa membiayai 250 ribu unit rumah baik yang bersubsidi maupun non subsidi. Permasalahan dalam penelitian ini, yaitu Kredit pemilikan rumah bersubsidi tidak tepat sasaran. Tujuan khusus dari penelitian skripsi ini adalah Untuk mengkaji dan menganalisis pelaksanaan prinsip kehati-hatian, Untuk mengkaji dan menganalisis perjanjian kredit, Untuk mengkaji dan menganalisis akibat hukum tidak dilaksanakan prinsip kehati-hatian oleh bank dalam perjanjian kredit. by GSA   DEMO.

Baca Juga :  10 Perumahan Syariah Di Bekasi Dengan Harga Mulai Dari Rp160 Juta

About Author: Eva Susanti

Gravatar Image
Eva Susanti adalah nama penanya. Gadis yang kini berusia 28 tahun sudah tertarik dengan psikologi . Kini Ia bekerja di salah satu Penerbit Buku Pendidikan di Yogyakarta. Di luar kerja, Ia lebih memilih menghabiskan waktu produktif menulis buku.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed